Belajar menelaah setiap postingan ini dengan bijak
karena Allah memberi anggota tubuh untuk bertasbih ...[khusus yang berIman]
Sesungguhnya HARTA yang sekarang sudah cukup merepotkan kita di hari kebangkitan,
Karna nya akan di tanya DARI MANA-KEMANA..?
Nikmat mana yang ingin diraih belum dimiliki
Jika engkau berIman cukup singkat bertemu dengan RABB
Sedangkan yang serakah akan mencari- cari kesalahan untuk bergibah dan memfitnah sekedar bahan gunjingan
#MuasabahDiri
Tiga harta sejati yang kita nikmati, itupun menikmati sementara saja yaitu
1. Makanan yang kita makan
Makanan yang di kulkas belum tentu kita yang menikmati semua. Makanan yang di gudang belum tentu kita yang menikmati semua.
Uang yang kita simpan untuk beli makanan belum tentu kita yang menikmati. Ketika menikmati makanan pun ini hanya sesaat dari keseharian kita, hanya melewati lidah dan kerongkongan sebentar saja
2. Pakaian yang kita pakai
Termasuk sarana yang kita pakai seperti sepatu, kendaraan serta rumah kita. Ini yang kita nikmati. Akan tetapi inipun sementara saja karena pakaian bisa usang sedangkan rumah akan diwariskan
3. Sedekah
Inikah harta kita yang sebenarnya, sangat berguna di akkhirat kelak.
Inipun berlalu sebentar dari genggaman kita di dunia
Selebihnya harta yang kita kumpul hakikatnya bukan harta kita, kita tidak menikmatinya atau hanya menikmati sesaat saja.
Misalnya menumpuk harta : why?
- Rumah ada dua atau tiga, yang kita nikmati utamanya hanya satu rumah saja
- Uang tabungan di bank beratus
- Ratus juta atau miliyaran, yang kita nikmati hanya sedikit saja selebihnya kita hanya kita simpan
- Punya kebun yang luas, punya toko yang besar, hanya kita nikmati sesaat saja
Temukan Harta Sejati
Inilah yang dimaksud hadits, harta sejati hanya tiga
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﺑْﻦُ ﺁﺩَﻡَ ﻣَﺎﻟِﻰ ﻣَﺎﻟِﻰ – ﻗَﺎﻝَ – ﻭَﻫَﻞْ ﻟَﻚَ ﻳَﺎ ﺍﺑْﻦَ ﺁﺩَﻡَ ﻣِﻦْ ﻣَﺎﻟِﻚَ ﺇِﻻَّ ﻣَﺎ ﺃَﻛَﻠْﺖَ ﻓَﺄَﻓْﻨَﻴْﺖَ ﺃَﻭْ ﻟَﺒِﺴْﺖَ ﻓَﺄَﺑْﻠَﻴْﺖَ ﺃَﻭْ ﺗَﺼَﺪَّﻗْﺖَ ﻓَﺄَﻣْﻀَﻴْﺖَ
“
Manusia berkata,
“Hartaku-hartaku.” Beliau bersabda,
“Wahai manusia, apakah benar engkau memiliki harta?
- Bukankah yang engkau makan akan lenyap begitu saja?
- Bukankah pakaian yang engkau kenakan juga akan usang?
- Bukankah yang engkau sedekahkan akan berlalu begitu saja? ”
(HR. Muslim no. 2958)
Riwayat yang lain,
ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟْﻌَﺒْﺪُ ﻣَﺎﻟِﻰ ﻣَﺎﻟِﻰ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻟَﻪُ ﻣِﻦْ ﻣَﺎﻟِﻪِ ﺛَﻼَﺙٌ ﻣَﺎ ﺃَﻛَﻞَ ﻓَﺄَﻓْﻨَﻰ ﺃَﻭْ ﻟَﺒِﺲَ ﻓَﺄَﺑْﻠَﻰ ﺃَﻭْ ﺃَﻋْﻄَﻰ ﻓَﺎﻗْﺘَﻨَﻰ ﻭَﻣَﺎ ﺳِﻮَﻯ ﺫَﻟِﻚَ ﻓَﻬُﻮَ ﺫَﺍﻫِﺐٌ ﻭَﺗَﺎﺭِﻛُﻪُ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ
“Hamba berkata,
“Harta-hartaku.” Bukankah hartanya itu hanyalah tiga: yang ia makan dan akan sirna, yang ia kenakan dan akan usang, yang ia beri yang sebenarnya harta yang ia kumpulkan.
Harta selain itu akan sirna dan diberi pada orang-orang yang ia tinggalkan. ” (HR. Muslim no. 2959)
Dunia memang kita butuhkan dan tidak terlarang kita mencari harta dan dunia akan tetapi harus kita tujukan untuk orientasi akhirat.
Terimakasih sudah membaca
Semoga bermamfaat dan
Muasabah diri